Kutai Timur – Pemerintah Kecamatan Sangatta Utara kembali mengaktifkan program “Kampung Beragam”, sebuah inovasi kebersihan lingkungan yang kini menjadi agenda strategis kecamatan. Tahun ini, seluruh Rukun Tetangga (RT) diwajibkan ikut serta, seiring meningkatnya dukungan anggaran RT yang mencapai sekitar Rp250 juta per RT.
Camat Sangatta Utara, Hasdiah Dohi, menyebut program ini telah terbukti efektif membangun budaya hidup bersih. Sejak pertama kali digelar empat tahun lalu, Kampung Beragam terus mendapat respons positif dari masyarakat.
“Tahun ini kembali kami gelar lombanya. Selama setahun kami sudah melakukan pembinaan, dan akhir tahun nanti akan ada penilaian,” kata Hasdiah.
Tahun sebelumnya, partisipasi mencapai 98 RT, dan jumlah itu diharapkan naik karena kewajiban keikutsertaan telah ditetapkan kecamatan. Program ini tidak hanya berkutat pada penilaian lomba, tetapi juga menjadi forum edukasi berkelanjutan bagi masyarakat.
Penilaian lomba difokuskan pada pengelolaan sampah, kreativitas lingkungan, serta kemampuan warga memanfaatkan bahan bekas menjadi kompos atau kerajinan. Upaya ini dinilai penting untuk mengurangi beban Tempat Pembuangan Sementara (TPS) dan mendorong pengelolaan sampah berbasis rumah tangga.
“Kami ingin warga terbiasa memilah sampah. Ini bukan hanya soal lomba, tetapi tentang kebiasaan baru yang lebih bertanggung jawab,” ujarnya. Program Kampung Beragam digagas sebagai langkah nyata membentuk lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan nyaman. Pemerintah kecamatan memastikan akan terus memberi pendampingan agar kegiatan ini tidak berhenti di kompetisi, tetapi menjadi bagian dari budaya sosial masyarakat Sangatta Utara.(Adv)
