SANGATTA – Suasana penuh semangat mewarnai pembukaan Pekan Olahraga Mahasiswa (POM) se-Kutai Timur 2025. Tahun ini bukan sekadar kompetisi biasa. Untuk pertama kalinya, mahasiswa di Kutim tidak lagi berjalan sendiri—mereka resmi menggandeng Dispora dalam penyelenggaraan ajang olahraga terbesar di tingkat kampus tersebut.
Kepala Dispora Kutim, Basuki Isnawan, menyebut momen ini sebagai sejarah baru dalam dunia olahraga mahasiswa. “Belum pernah ada kabupaten lain yang menggelar POM sebagai kolaborasi resmi antara pemerintah daerah dan mahasiswa,” katanya.
POM tahun ini mengusung tema “Bersatu dalam Sportivitas, Berkarya untuk Negeri,” yang mencerminkan harapan besar untuk menguatkan jalinan kebersamaan antarkampus. Kompetisi berlangsung hingga 30 November dengan mempertandingkan bulu tangkis, voli, dan futsal—tiga cabor yang paling diminati oleh mahasiswa.
Ketua panitia, Salman, menilai kolaborasi ini membawa energi baru. Ia berharap kerja sama ini berlanjut dan semakin berkembang. “Ini wadah untuk mempertemukan banyak karakter, kampus berbeda, latar yang beragam, tapi semua disatukan oleh sportivitas,” ujarnya.
Pemerintah daerah juga memastikan keberlanjutan ajang ini dengan menyiapkan piala bergilir sebagai simbol pembinaan jangka panjang. Tak hanya mencari pemenang, POM menjadi arena pencarian talenta yang berpotensi membawa nama Kutim ke tingkat provinsi dan nasional.
Dengan dukungan fasilitas dari Dispora dan semangat mahasiswa yang menggelora, POM se-Kutim 2025 bukan hanya kompetisi, tetapi juga perayaan persatuan, kreativitas, dan mimpi besar bagi masa depan olahraga daerah. (Adv)
