BREAKING NEWS

Desa Tepian Indah Kembangkan Wisata Buatan Embung, Didukung Universitas Mulawarman

Bagikan Artikel

Bengalon, Kutai Timur – Desa Tepian Indah, Kecamatan Bengalon, Kabupaten Kutai Timur, terus menata potensi desa melalui pengembangan wisata buatan berupa embung desa. Proyek ini kini telah mencapai 70 persen progres pembangunan, yang meliputi pembangunan jembatan, home stay, fasilitas toilet, dan area parkir yang memadai.

Kepala Desa Tepian Indah menjelaskan, pembangunan embung ini bertujuan untuk meningkatkan ekonomi desa melalui sektor pariwisata sekaligus menyediakan sarana rekreasi bagi masyarakat lokal dan pengunjung dari luar daerah. “Embung ini bukan hanya sebagai tempat wisata, tetapi juga sebagai pusat kegiatan edukasi lingkungan dan konservasi air bagi warga desa,” ujarnya.

Proyek embung desa ini juga mendapat dukungan dari Universitas Mulawarman, yang membantu penyusunan masterplan pembangunan agar fasilitas yang dibangun tertata rapi dan ramah lingkungan. Dengan masterplan ini, pembangunan tidak hanya fokus pada fisik, tetapi juga memperhatikan aspek keberlanjutan dan potensi wisata jangka panjang.

Selain fasilitas pendukung seperti jembatan dan home stay, desa juga menyiapkan area parkir yang memadai dan toilet umum untuk kenyamanan pengunjung. Kepala desa menargetkan, wisata embung ini dapat resmi dibuka pada tahun 2025, bersamaan dengan promosi wisata desa secara lebih luas.

Program ini diharapkan menjadi sumber pendapatan baru bagi warga desa, sekaligus menarik minat investor dan wisatawan. Desa Tepian Indah menunjukkan bahwa pengembangan infrastruktur pariwisata, didukung perguruan tinggi dan perencanaan matang, bisa menjadi strategi peningkatan ekonomi lokal dan pemberdayaan masyarakat.

Dengan perkembangan ini, Desa Tepian Indah bukan hanya fokus pada pembangunan infrastruktur dan layanan dasar, tetapi juga mulai mengembangkan sektor wisata sebagai bagian dari pembangunan desa berkelanjutan. (Adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *