BREAKING NEWS

Debut Gemilang: Duo Penembak Kutim Rebut Perunggu di Tengah Cuaca Ekstrem POPDA XVII

Bagikan Artikel

PENAJAM PASER UTARA — Cabang olahraga menembak menjadi salah satu andalan Kutai Timur (Kutim) pada POPDA XVII Kalimantan Timur tahun ini. Harapan itu langsung terbayar sejak hari pertama pertandingan, Jumat (21/11/2025), ketika pasangan muda Kutim berhasil meraih medali perunggu di nomor Air Rifle Mix Team 10 Meter.

Pertandingan berlangsung di area Kantor Perbakin Penajam Paser Utara (PPU) dengan kondisi cuaca yang tidak bersahabat. Hujan deras disertai angin kuat sempat menggangu ritme para peserta. Namun kondisi tersebut tidak menyurutkan fokus dua atlet Kutim, Andi Juan Alba Assyaban dan Dewi Suci Rahmadani, yang tampil memukau meski menjadi debutan.

Bagi Andi Juan, pelajar kelas 7 SMPN 1 Sangatta Utara, medali ini terasa sangat berarti. “Saya baru pertama kali mengikuti lomba menembak di POPDA. Masih harus banyak belajar meningkatkan konsentrasi, baik saat latihan maupun pertandingan,” katanya usai menerima medali.

Andi ditempa selama enam bulan di Polres Kutim bersama tiga atlet sekolahnya yang tergabung dalam Perbakin. Mereka didampingi pelatih Andi Ferdy, yang sejak awal telah memprediksi bahwa faktor cuaca akan menjadi tantangan terbesar.

“Kami membawa 18 atlet dan ikut semua kategori. Tantangan terberat adalah angin dan hujan deras. Kalau rintik-rintik masih bisa, tetapi kalau deras jelas memengaruhi performa,” tutur Andi Ferdy didampingi Manajer Diardi.

Kategori yang diikuti Perbakin Kutim mencakup Air Rifle Mix Team, Air Rifle Individu dan Beregu Putra/Putri, Air Pistol, hingga kategori Benchrest dan Metallic Silhouette.

Meskipun persaingan ketat, kehadiran medali pertama ini disambut optimistis oleh kontingen Kutim. Mereka berharap pencapaian awal tersebut menjadi motivasi bagi atlet lain untuk terus memberikan hasil terbaik hingga penutupan POPDA XVII Kaltim. (Adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *